Kekhawatiran dan Kebimbangan Tentang Karir dan Caraku Menghadapinya
Kekhawatiran dan Kebimbangan Tentang Karir dan Caraku Menghadapinya
Assalamu’alaikum
Wr. Wb. Salam sejahtera untuk kita semua!
Hai readers!
Pada
kesempatan kali ini, aku mau cerita sedikit dan sharing ya dengan teman-teman
semua. Sesuai dengan tema blogku juga “Sharing Yuk” jadi mari kita
saling berbagi. Check this out !
***
Oke, berbicara mengenai karir, dunia kerja, terkadang memang benar-benar membuat
deg-degan. Apalagi kita sebagai generasi muda yang hidupnya di zaman millennial dan era
industri 4.0 dimana digital area semakin didepan. Apalagi
bayangin deh, dunia udah semakin berkembang tetapi kitanya yang masih seperti ini
aja. Semakin kesini tambah bimbang, kecil bercita-cita jadi dokter, ilmuwan,
dan sebagainya sudah besar berganti haluan tidak peduli lagi dengan cita cita
yang penting dapat kerja. Ditambah lagi kemampuan kita yang
gitu-gitu aja. Sebenarnya sudah siapkah kita menghadapinya?
Tahun
2018 mulai berpamitan dan bertanya, “apa kabar dirimu? Katanya mau berbahasa
inggris dengan lancar, memenangkan lomba karya tulis ilmiah, lomba esai, sampai
menjadi mahasiswa berprestasi, sudah sampai mana perjuanganmu?”
“Bagaimana
dengan mimpimu ingin memberikan senyuman di wajah keluarga, meringankan beban
Ayahmu? Bagaimana pula dengan pekerjaanmu di masa depan? Sudah sejauh mana
persiapan?”
Masih
mengenai karir di masa depan, siapa sih yang tidak khawatir. Mau
tidak mau, suka tidak suka, semua konsekuensi perkembangan dunia haruslah kita
hadapi. Sampai rasa kecemasan itu bersarang dan menimbulkan berbagai
pertanyaan. Rasa itu juga membuat kita berbatin di dalam hati, “oke fine aku
harus berubah”. Lalu muncul lagi pertanyaan baru, harus dari mana aku berubah?
Awal
tahun 2019 mulai kita hadapi, dan mari ucapkan selamat tinggal serta terima
kasih kepada tahun 2018. Karena dengan hadirnya, kita dapat pelajaran dalam
hidup mengenai rasa pahit dan manisnya kehidupan. Suka dan duka bercampur baur
bagaikan permen ‘nano-nano’ yang memberikan rasa di tahun lalu. Resolusi tahun
barupun mulai ditulis dengan melanjutkan resolusi di tahun sebelumnya. Pernah
tidak sih kalian berpikir kuliah kita ini nantinya mau dibawa kemana ya?
Bayangin aja deh, berapa jumlah mahasiswa yang wisuda setiap tahunnya dan
berapa banyak lowongan pekerjaan yang tersedia, bagaimana perbandingannya?
Sebagai
seorang mahasiswi teknik industri yang disebut-sebut memiliki prospek kerja
yang luas, tidak membuat rasa kecemasan mengenai masa depanku memudar. Ditahun
ini juga aku bertekad memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
***
Aku
menarik napas panjang. Aku mulai membuat buku planner 2019, mengisi wishlist dan
resolusi. Aku
bertekad dan telah menyusun macam strategi untuk dapat bertahan dari terpaan
badai masa depan sebagai mahasiwa dan pelajar. Berikut aku share beberapa
di artikel ini:
- Memperlancar kemampuan bahasa
inggris
- Mengembangkan softskill
- Memperbaiki kepribadian
- Mengamati dan belajar dari perkembangan zaman
- Fokus kepada bidang ilmu yang ditekuni
Rasa
kekhawatiran mengenai masa depan masih terus menghantuiku sampai aku kembali
menemukan titik terang. Tidak sengaja aku yang sedang scroll up postingan
‘Glints Indonesia’
di instagram yang mencoba menemukan dorongan, aku dapati postingan berikut ini.
Intinya
adalah:
- Fokus saja melakukan yang
terbaik dalam apa pun yang sedang kamu jalanin.
- Kalau kebanyakan cemas akan
masa depan yang belum jelas, bisa-bisa
hanya membuang waktu.
- Percaya sama diri sendiri, masa depan sudah
tertata di depan matamu.
- Kerjakan satu per satu dengan perlahan, maka kamu
akan menemukan jalannya.
***
Aku
mau sharing juga tentang awal aku
menemukan platform terkeren ‘Glints’. Di waktu itu, aku pernah
jatuh dan terpuruk saat IP mulai turun di semester kedua. Hal ini
membuatku tidak semangat, lesu dan pandangan yang negatif. Kemudian aku mencoba
merubah kebiasaan burukku. Setiap malam aku intropeksi diri sebelum tidur di
waktu libur selepas UAS. Aku coba mengumpulkan motivasi. Membuka instagram
mencari info-info seputar kuliah, motivasi, dan karir. Lalu tidak sengaja aku
menemukan akun instagram ‘Glints Indonesia’. Aku mulai stalking-in akunnya. Terdapat info dan pengetahuan seputar dunia
kerja, magang, maupun karir. Setelah
itu, aku liat website resminya. Wow! Aku semakin tertarik dan mulai sign
up akun. Saat mendaftar akun 'Glints' tanpa rasa ragu aku tautkan berlangganan ke emaiku.
Aku isi setiap kolom dengan data diri, dan kualifikasi diri. Lalu aku semakin
sering mendapatkan email yang berisi tawaran kerja, peluang karir, magang, dan
info lainnya. Perusahaan yang ditawarkan pun juga keren-keren. Langsung muncul
dibenakku platform ini sangat membantu sekali saat aku butuh
tawaran magang ke depan dan menjadi media yang efektif untuk aku menemukan
pekerjaan yang sesuai. Selain itu juga, posting di akun instagram resmi 'Glints Indonesia' selalu menjadi media pembelajar karena berbagi tips-tips yang bermanfaat
seputar karir.


Wahh sangat menginspirasi kak 😍
BalasHapusHihii.. Makasii dandi 🙏😊
HapusBagussss kiyaaaa menginspirasi bgt💜
BalasHapusMakasii zuu 🙏😊
Hapus